Memetakan Arah

0 55

Hampir setiap orang bisa mengemudikan kapal, tetapi perlu seorang pemimpin untuk memetakan arah. Sebelum pemimpin membawa mereka menempuh perjalanan, mereka menjadi navigator dan menjalani proses tertentu agar perjalanan itu memiliki peluang terbaik untuk berhasil

Navigator Menggunakan Pengalaman Masa Lalu

Kebanyakan pemimpin alami adalah orang yang aktif. Mereka cenderung memandang ke depan — bukan kebelakang — membuat keputusan, dan bergerak maju, tetapi untuk menjadi navigator yang baik, mereka perlu meluangkan waktu untuk merenung dan belajar dari pengalaman.

Navigator Memerika Kondisi Yang Ada Sebelum Membuat Komitmen

Navigator yang baik akan menghitung besarnya biaya sebelum membuat komitmen untuk diri mereka sendiri dan orang lain. Mereka tidak hanya menguji faktor-faktor yang dapat diukur saja seperti keuangan, sumber daya, dan bakat, tetapi juga faktor-faktor tak berwujud, seperti waktu yang dibutuhkan, semangat serta keyakinan, momentum, budaya, dan seterusnya.

Navigator Mendengarkan Apa Kata Orang lain

Betapapun baiknya Anda sebagai pemimpin, Anda sendiri tidak akan memiliki semua jawaban yang diperlukan. Itulah sebabnya seorang navigator yang baik akan mengumpulkan informasi sebanyak mungkin dari berbagai sumber.

Navigator Memastikan Bahwa Kesimpulan Mereka Memuat Keyakinan dan Fakta

Untuk dapat memandu orang lain dibutuhkan pemimpin yang memiliki sikap positif. Anda harus yakin bahwa Anda dapat membawa orang-orang yang Anda pimpin sepanjang perjalanan. Di samping itu, Anda juga harus dapat melihat fakta secara realistis. Jika Anda tidak membuka mata lebar-lebar, Anda tidak akan mampu menilai situasi. — The 21 Irrefutable Laws of Leadership

Leave A Reply

Your email address will not be published.